Tags My Story, Renungan. 1. Saturday, December 15, 2007. Untitle aja Lagi :D Jalan2 - Kendaraan Wktu kcil suka diajak jalan ma Ibu, ke pantai deket rumah Kakek-Nenek Ibu Rumah Tangga Berdaya Tak Terbatas dari Rumah dengan IndiHome, Internetnya Indonesia;
Belajar firman Tuhan tidak boleh ada hentinya. Haus untuk selalu mengerti apa yang Tuhan mau dan kehendaki, agar kita dapat senantiasa hidup seturut akan yang Ia minta. Maka kali ini, FJA membagikan renungan ibu menyentuh hati. Menjadi seorang ibu sangatlah tidak mudah. Banyak sekali rintangan yang di hadapi dalam kehidupan berkeluarga. Maka, baiknya untuk para ibu selalu meluangkan waktu untuk merenungkan kembali firman Tuhan agar selalu memperoleh sukacita dan kedamaian dalam menjalani kehidupan. Inilah renungan ibu menyentuh hati untuk saudara. Baca juga Khotbah Ibadah Kaum Ibu Berikut adalah renungan ibu menyentuh hati yang di ambil dari YDCYR, Teras Rumah Boyolali. Semua Demi Kebaikanku Yeremia 27 1-22 Dari beberapa orang yang pernah berbincang-bincang denganku, setidaknya beberapa pernah mengatakan bahwa cara Allah bekerja dalam hidup mereka itu sungguh unik. Tidak dapat di prediksi! Ketika dalam kondisi yang adem-ayem, berlimpah sukacita, tiba-tiba diperhadapkan langsung dengan kondisi pelik. Cth ditinggalkan pasangan hidup/orang tua/hewan kesayangan, dsb. Saya jadi teringat sebuah lagu dari Mawar De Jongh, di mana penggalan liriknya berbunyi “kau tutup kisah cinta kita, saatku sedang sayang-sayangnya”. kondisi semacam ini sungguh sangat menyedihkan. Bahwasanya cinta yang sudah terbangun, di bina dengan baik, justru harus pupus tidak seusai dengan yang aku impikan dan harapkan. Namun terkadang hal inilah yang Allah gunakan untuk menghadirkan hal-hal baik yang terkadang tidak terpikirkan oleh kita, di mana semua itu bertujuan untuk mendidik kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik bersedia bersandar penuh pada belas kasihNya. Baca juga Renungan Kristen Untuk Ibu Rumah Tangga Cara Tuhan yang mungkin terkesan “unik” ini, juga dapat kita temukan dalam bacaan renungan kali ini. Ketika kita tahu bahwa umat Israel selaku umat kesayangan Allah, justru harus menyerahkan diri tunduk sepenuhnya kepada Nebukadnezar, raja Babel. Allah meminta umatNya untuk menyerahkan diri kepada bangsa yang justru tidak mengenalNya… wooow unik sekali! Namun, ketika Allah sendiri menyatakan bahwa raja Babel, yakni Nebukadnezar, disebut sebagai “hambaNya” ayat 6, hal ini justru menegaskan bahwasanya Allah bisa memakai siapa saja bahkan kondisi apa pun itu… demi menyatakan didikanNya kepada umatNya!Allah menggunakan Nebukadnezar sebagai utusan Allah untuk memberikan peringatan kepada “umat Allah” yang ternyata tidak setia dan justru melawan Allah. Menggunakan bangsa lain yang jelas-jelas tidak mengenal Allah, sudah jelas-jelas sebagai musuh dari umat Israel, tapi di pakaiNya untuk mendidik umatNya… wooow, spektakuler… brilian sekali cara Allah! Refleksi Diri Terkadang cara mendidik Allah di hadirkan melalui pengalaman yang justru pelik bagi kita. Terkadang kita harus melewati masa-masa menderita, sakit fisik maupun psikis, kecewa, rasa ingin menyerah, ingin berontak, dsb. Namun ketika kita di mampukan untuk bisa mengelola kondisi pelik tersebut, bahkan bisa melewatinya serta mampu menemukan hal-hal baik yang Tuhan hadirkan… bukan hal yang mustahil bahwasanya semua upaya yang Tuhan hadirkan kepada kita ini memberikan pembelajaran yang baik bagi kita! Mungkin kita bisa menjadi pribadi yang lebih dewasa, disiplin, belajar dari kesalahan masa lalu intropeksi diri, serta bersedia untuk bersandar penuh pada belas kasihNya. Bahkan akan lebih indah lagi ketika kita bisa mendapatkan pembelajaran dari setiap pengalaman hidup kita, dan sejenak berkata dalam hati Terimakasih Tuhan, daria pengalamanku ini aku bisa belajar A, B, C! 1. Mari kita melatih diri untuk terus bersyukur atas setiap proses yang Tuhan hadirkan kepada kita, hari lepas hari. 2. Dengan keberserahan diri penuh pada belas kasihNya, marilah kita temukan setiap hal-hal baik serta menjadikan hal itu sebagai pembelajaran bagi kita Jadi itulah renungan ibu menyentuh hati yang dapat FJA bagikan, kiranya iranya belas kasih dan tuntunanNya senantiasa memampukan kita untuk menjalani setiap proses kehidupan. Amin 😊
Acaratirakatan setahun sekali ini rutin dilakukan di Desa saya, seperti keharusan. Suasana Malam Tirakatan HUT RI ke-68 memang terasa lebih hikmat. Jika biasanya setelah prosesi tirakatan selesai dilanjutkan dengan dangdutan, maka tahun ini dilanjutkan dengan renungan di rumah masing-masing. Rasanya lebih adem, tentram dan tenang.
Renungan kristen untuk ibu rumah tangga ini bertujuan untuk memberikan arahan, penghiburan, dan motivasi bagi para ibu rumah tangga dalam menjalankan tugas mereka sebagai istri dan membaca renungan ini, para ibu rumah tangga diharapkan dapat menemukan kekuatan, inspirasi, dan arahan dalam menjalani hidup mereka adalah renungan kristen untuk ibu rumah tangga lengkap dengan dasar ajaran alkitabTugas dan tanggung jawab seorang ibu rumah tangga sangat besar. Mungkin kadang kita merasa lelah, terkadang merasa tidak dihargai, dan kadang-kadang merasa seperti pekerjaan kita tidak berarti. Namun, sebagai orang Kristen, kita dapat mengambil renungan dari Alkitab yang akan membantu kita melalui hari-hari yang sulit dan membantu kita dalam pekerjaan sehari-hari sebagai ibu rumah ibu rumah tangga juga harus mengingat bahwa keluarga kita adalah anugerah dari Tuhan. Keluarga adalah salah satu hal yang paling berharga dalam hidup kita dan kita harus bersyukur atas anugerah tersebut. Mazmur 1273 mengatakan, "Lihatlah, anak-anak adalah anugerah dari TUHAN, buah kandungan adalah upah yang diberikan-Nya." Ketika kita memandang keluarga kita sebagai anugerah dari Tuhan, kita akan lebih memperhatikan dan merawat mereka dengan penuh kasih dan kita merasa lelah atau tidak bersemangat, kita dapat mengambil waktu untuk berdoa dan meminta bantuan dari Tuhan. Doa dapat menguatkan hati kita dan membantu kita dalam pekerjaan sehari-hari sebagai ibu rumah tangga. Filipi 46-7 mengatakan, "Janganlah kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Dan damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hatimu dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."Sebagai orang Kristen, penting bagi kita untuk menjaga hubungan kita dengan Tuhan. Ini dapat membantu kita mengatasi stres dan menemukan kedamaian dalam hidup kita. Yohanes 154 mengatakan, "Tinggallah di dalam Aku, maka Aku pun tinggal di dalammu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggalSebagai ibu rumah tangga, kadang-kadang kita mungkin merasa bahwa pekerjaan kita tidak berharga atau tidak dihargai. Namun, kita harus ingat bahwa pekerjaan kita adalah pekerjaan yang dikehendaki oleh Tuhan. 1 Korintus 1031 mengatakan, "Jadi, apapun yang kamu makan atau minum, atau apapun yang kamu lakukan, lakukanlah semuanya untuk kemuliaan Allah." Ketika kita memasak, membersihkan rumah, mengurus anak-anak, atau melayani keluarga kita dengan cara apapun, kita harus melakukannya dengan maksud untuk memuliakan ibu rumah tangga, kita juga harus ingat bahwa kita adalah teladan bagi keluarga kita. 1 Timotius 412 mengatakan, "Janganlah dikatakan orang muda-muda menjadi tidak bisa dipercayai, melainkan jadilah teladan bagi orang yang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam imanmu, dalam kemurnianmu." Ketika kita memberikan contoh yang baik dalam hidup kita, kita dapat mempengaruhi keluarga kita untuk menjadi lebih baik dan mengikuti jalan yang orang Kristen, kita juga diundang untuk melayani orang lain. Ketika kita melayani orang lain, kita dapat menemukan sukacita dalam hidup kita. 1 Petrus 410 mengatakan, "Masing-masing harus memakai karunia yang diterimanya untuk melayani yang lain, sebagai pengurus karunia Allah yang beraneka ragam itu dengan mempersembahkan kemuliaan kepada Allah dalam segala hal." Sebagai ibu rumah tangga, kita dapat melayani keluarga kita dengan penuh kasih, namun kita juga dapat melayani orang lain di gereja atau di masyarakat dengan memanfaatkan karunia yang diberikan oleh kita merasa cemas atau takut menghadapi masalah, kita dapat mempercayai Tuhan dan meletakkan segala urusan kita dalam tangan-Nya. Mazmur 563 mengatakan, "Pada waktu aku takut, aku percayakan diriku kepada-Mu." Ketika kita mempercayakan hidup kita kepada Tuhan, kita akan merasa tenang dan yakin bahwa Dia akan membimbing kita dalam setiap kami bersyukur atas karunia yang telah Engkau berikan kepada kami sebagai ibu rumah tangga. Terima kasih atas keluarga yang Engkau berikan kepada kami dan terima kasih atas kesempatan untuk dapat mengurus dan merawat kami untuk menjalani tugas kami sebagai ibu rumah tangga dengan penuh kasih dan kami memohon agar Engkau memberikan contoh yang baik melalui hidup kami kepada keluarga kami dan kepada orang-orang di sekitar kami. Bantulah kami untuk dapat melayani orang lain dengan penuh sukacita dan karunia yang telah Engkau berikan kepada nama Tuhan Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.
Dengankondisi yang seperti itu banyak perempuan yang mengorbankan karir pekerjaannya setelah menikah dan menjadi ibu rumah tangga. Sebaliknya bila ia memilih karir maka ia cenderung untuk tidak menikah. Renungan Gembala: Emansipasi Peringatan HUT Ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia diselenggarakan oleh FKA-KJBB dan sebagai Pelaksana
Renungan Kristen untuk Ibu Rumah Tangga, Foto Pixabay Suami dan istri sama-sama berperan penting untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Jika Anda merupakan seorang ibu rumah tangga Kristen, mari simak renungan Kristen untuk ibu rumah tangga di bawah Kristen untuk Ibu Rumah TanggaRenungan Kristen untuk Ibu Rumah Tangga, Foto Pixabay Dilansir dari buku Excellent Housewife, Yanthy Aquista, 20213, Firman Tuhan menyatakan bahwa istri yang cakap lebih berharga daripada permata dan jauh lebih berharga daripada istri yang cakap akan membuat hidup keluarga jadi jauh lebih berarti, tenang, dan menyenangkan, tidak seperti emas dan permata yang malah membuat banyak orang menjadi istri yang cakap, kita perlu mematuhi Firman Tuhan sebagai berikutHidup Murni di Hadapan Tuhan1 Petrus 31-2 TB menuliskan1 Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya,2 jika mereka melihat, bagaimana murni dan salehnya hidup isteri mereka isteri harus berusaha untuk menjaga sikap dan tindakan kepada sang suami. Memang ada beberapa suami yang belum dimenangkan di dalam Kristus, bahkan masih melakukan berbagai kekejian di mata seorang istri harus bersabar untuk menghadapi hal ini, tetap mengasihi dan mendoakan suaminya, serta senantiasa melakukan apa yang berkenan di hadapan Tuhan tidak terpengaruh oleh sifat buruk suami.Jika sang suami melihat isterinya yang selalu sabar dan lembut di dalam menghadapinya, maka suatu saat nanti hatinya akan luluh oleh karena doa dan kebaikan sang 522-24 TB menuliskan22 Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan,23 karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.24 Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala 318 TB juga menuliskanHai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam wanita memang setara dengan pria, sehingga sama-sama bisa menduduki posisi strategis baik di perusahaan, bisnis, maupun di dalam rumah tangga, karena suami adalah kepala, maka istri harus tunduk kepada suaminya. Ini berarti istri boleh menegur suami, tetapi tetap harus dalam Kejadian 218 tertulisTUHAN Allah berfirman Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan memberikan seorang wanita kepada seorang lelaki untuk menjadi penolong yang sepadan. Maka dari itu, istri sangat berhak untuk menasihati suami apabila perbuatannya melenceng dari Firman Tuhan, tentunya dengan cara yang juga memegang peranan yang sangat penting di dalam perjalanan suaminya menuju kesuksesan. Setiap doa, dorongan, dan kesabaran yang terus diberikan kepada suaminya menjadi pondasi yang kuat bagi suaminya untuk meraih itu, di dalam keadaan apa pun, tetaplah berpegangan tangan di dalam Tuhan untuk menghadapi masalah yang ada. Dengan begitu, bahtera rumah tangga akan terus terjaga dengan aman renungan Kristen untuk ibu rumah tangga hari ini. Mari terapkan di dalam kehidupan sehari-hari.BRP
HallyuWave di Indonesia memang sudah mewabah, dari anak SD sampai ibu-ibu rumah tangga pun tahu. Jump to. Sections of this page. Accessibility Help. Press alt + / to open this menu. Facebook. Email or phone: Password: RENUNGAN " untuk-ku dan untuk-mu "Local Business" Cintai Q Setulus HatiMu' Sayangi Q Sepanjang HidupMu ( I love U Chayank )
Renungan Kristen untuk Ibu Rumah Tangga, Foto Pixabay Menjadi ibu rumah tangga memang sangat menantang, karena harus mengurus seluruh keluarga dan rumah. Untuk menjadi ibu rumah tangga yang bijak, Anda perlu membaca renungan Kristen untuk ibu rumah Kristen untuk Ibu Rumah TanggaRenungan Kristen untuk Ibu Rumah Tangga, Foto Pixabay Berikut ini adalah renungan Kristen untuk ibu rumah tangga yang dilansir dari buku Excellent Housewife, Yanthy Aquista, 202116Di zaman ini ada banyak wanita, termasuk ibu rumah tangga Kristen yang tidak hanya mengurus rumah tangga, tetapi juga mumpuni di dalam berkarier atau hal itu terkadang mengakibatkan seorang ibu rumah tangga menjadi kelelahan, hingga mengeluh cukup parah. Di saat inilah, Anda perlu mengoreksi komitmen dan tanggung jawab sesuai firman Tuhan, yakni melaksanakan peran sebagai istri, sesuai yang direncanakan istri yang bijak dapat menyeimbangkan setiap tanggung jawab utamanya, mulai dari mengurus diri sendiri, suami, anak, sampai tanggung jawab lainnya, seperti berkarier atau berbisnis merupakan hal yang juga penting, tetapi sebagai pelengkap jawab utamanya terangkum dalam Amsal 3112 "Ia berbuat baik kepada suaminya dan tidak berbuat jahat sepanjang umurnya."Ini berarti sang istri harus berusaha maksimal untuk berbuat baik kepada suaminya. Ia harus memahami tujuan utama dari Tuhan saat menciptakannya, yakni sebagai penolong bagi pria. Hal ini tertulis di dalam Kejadian 218"Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."Menjadi penolong bagi sang suami tidak membuat sang istri berada di posisi yang lebih rendah. Seorang istri yang dapat menjadi penolong bagi suaminya bahkan disebut Alkitab sebagai seorang istri yang cakap, kemuliaan suaminya, dan juga mahkota penolong bagi suami, sang istri harus senantiasa menolong, mendukung, dan menguatkan suami di dalam semua aspek kehidupan, baik jasmani maupun ini tentu saja tidak mudah, apalagi jika sang istri telah mengenal segala kelemahan sang suami yang tak jarang membuatnya jengkel. Salah satu langkah terbaik untuk mendukung dan berbuat baik kepada suaminya adalah dengan menghormati dan senantiasa suami merupakan hal yang amat penting. Ia adalah kepala keluarga, sehingga setiap perbuatan dan keputusannya pasti berdampak besar bagi istri dan anak-anaknya. Berdoalah agar Tuhan melalui kuasa Roh Kudus-Nya, senantiasa membentuknya sebagai pribadi yang bijak dan berkenan kepada renungan Kristen untuk ibu rumah tangga hari ini. Silakan tutup dengan doa untuk suami dan anak-anak. BRP
Adakalanya perempuan tidak harus dikaitkan dengan rumah tangga. Namun yang marak terjadi sekarang adalah rumah tangga itu lebih sering diartikan dengan perempuan. Coba liat saja, didalam kuesioner summarecon, yang akrab ama gw akhir2 ini, mana ada jenis pekerjaan bapak rumah tangga, ada juga ibu rumah tangga.. dasar aneh yang Negara gw ini..
Menjadi ibu rumah tangga merupakan suatu tugas yang sangat penting dan berharga bagi keluarga. Dalam menginjak usia yang baru ini, pasti akan banyak tantangan baru yang akan di hadapi kedepan. Oleh karena itu, untuk ibu rumah tangga yang saat ini merayakan HUT, maka silahkan baca renungan HUT Ibu Rumah Tangga ini sebagai penguat dalam menjalani kehidupan di usia yang baru. Baca juga Renungan Kristen Untuk Ibu Rumah Tangga Berikut ini merupakan renungan HUT ibu rumah tangga yang dapat FJA berikan. Renungan ini di ambil dari Warta Jemaat GKJ Samironobaru Kuatkan Hatimu, Berdirilah Teguh! Lukas 20 27-38 Setiap individu yang sedang menjalani hidupnya hari ini tidak bisatanpa melewati masa lalu. Demikian pula masa lalu itu tidak semua diterima dengan kesan yang positif, bahkan ada masa lalu yang sedemikan kelam. Untuk diingat saja bisa langsung memancing dan menimbulkan pergulatan batin. Sebaliknya yang memiliki masa lalu gemilang, penuh kesuksesan, dan puncak-puncak pencapaian pasti akan selalu membangga diri. Biasanya ketika kesuksesan dan segala kebanggaannya itu menjadi masa lalu, maka orang yang mengalaminya akan dihinggapi oleh sikap memanjakan diri dengan selalu menoleh ke belakang. Jadi masa lalu kelam ataupun mencapai kesuksesan tidak boleh menjadi belenggu yang menodai hidup kita saat ini. Maka masa lalu biarkan ada dan selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita masing-masing. namun jangan membiarkan masa lalu tersebut berubah menjadi belenggu yang menindih ataupun tuan yang berkuasa atas hidup saudara pada hari ini. Mari kita menapaki hidup dengan menatap masa depan; kuatkan hatimu, berdirilah teguh menghadapi segala peristiwa dalam kehidupan saudara sebagai pribadi orang Kristen maupun Gereja sebagai umat Tuhan Yesus di Bumi. Baca juga Renungan Ibadah Kaum Ibu Kristen Segera kuatkan dan teguhkan hati, peristiwa kehidupan itu hanya sekali menimpa hidup kita, diizinkan dalam kedaulatan Tuhan, serta ada yang berharga untuk kita hadapi dan jalani sekalipun peristiwanya sangat menghancurkan hati. Yakin dan percaya akan selalu ada perubahan, kemajuan, dan kemenangan jika kita tidak selalu menoleh ke belakang, tetapi berjuang untuk menatap masa depan dengan penuh harapan kepada pertolongan TUHAN. Amin. Jadi itulah renungan HUT Ibu Rumah Tangga yang dapat FJA bagikan. Kiranya di usia yang baru ini, dapat selalu kuat untuk terus senantiasa berpegang teguh akan ajaran Tuhan. Tuhan memberkati!
BagiPdt. Dr. Sarah Fifi, S.Th, M.Si, tiada hari tanpa melayani dan memuliakan nama Tuhan Yesus. Ketua Yayasan Apostel Bangun Bangsa (ABB) dan Gembala Sidang Gereja Kristen Getsemani (GKG) Jemaat Anugerah Kelapa Gading, Jakarta Utara, ini tak pernah lelah melayani orang-orang yang menderita atau kurang beruntung. Selain pernah membantu korban bencana alam di
Simakulasannya berikut ini. Laporan Keuangan untuk Ibu Rumah Tangga. Laporan Keuangan Sederhana dengan Aplikasi Finansialku. Membuat Laporan Keuangan Bulanan dengan Aplikasi Finansialku. 8 Rasio dalam Financial Health Check Up. #1 Rasio Tabungan. #2 Rasio Pendapatan Pasif. #3 Rasio Likuiditas. #4 Rasio Aset Likuid Terhadap Nilai Bersih Kekayaan.
faJIJ. 6ykd8har0s.pages.dev/286ykd8har0s.pages.dev/1696ykd8har0s.pages.dev/3036ykd8har0s.pages.dev/976ykd8har0s.pages.dev/1386ykd8har0s.pages.dev/3816ykd8har0s.pages.dev/1686ykd8har0s.pages.dev/2746ykd8har0s.pages.dev/77
renungan hut ibu rumah tangga